Mitsubishi Strada merupakan salah satu kendaraan pikap yang memiliki sejarah panjang dan telah menjadi pilihan banyak pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dikenal karena ketangguhan, daya angkut, dan kemampuan melintasi berbagai medan, Strada terus mengalami perkembangan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dalam artikel ini, kita akan membahas perjalanan Mitsubishi Strada secara
lengkap, mulai dari sejarah kemunculannya, perubahan desain, perkembangan
mesin, sistem penggerak, hingga konsumsi bahan bakar pada setiap generasi.
Dengan memahami evolusinya, pembaca dapat mengetahui bagaimana Mitsubishi terus
menyempurnakan Strada hingga menjadi Triton modern yang dikenal saat ini.
Sejarah Mitsubishi Strada mencerminkan evolusi truk pikap Mitsubishi dari kendaraan kerja sederhana menjadi pikap modern yang juga nyaman digunakan sehari-hari. Nama "Strada" sendiri digunakan di beberapa pasar, termasuk Indonesia, sementara di pasar global model ini dikenal sebagai Mitsubishi Triton atau Mitsubishi L200.
Berikut perjalanan generasinya:
Generasi 1 (1978–1986)
Nama global:
Mitsubishi Forte / L200
- Debut pada 1978.
- Menggunakan sasis
ladder frame dengan penggerak roda belakang dan tersedia versi 4WD.
- Mesin bensin dan diesel
1.6–2.3 liter.
- Fokus sebagai kendaraan
niaga ringan.
·
2H (Rear-Wheel Drive): tenaga hanya ke roda belakang.
·
4H: roda depan dan belakang terkunci bersama (part-time 4WD).
·
4L: gigi rendah untuk tanjakan dan medan berat.
· Tidak memiliki diferensial tengah, sehingga
4WD hanya digunakan di permukaan licin seperti tanah, lumpur, atau pasir.
Konsumsi BBM Generasi 1:
·
Mesin masih menggunakan pompa injeksi mekanis.
·
Tenaga relatif kecil.
· Konsumsi sekitar 8–11 km/l.
Generasi 2 (1986–1996)
Nama global:
L200
- Desain lebih modern
dan kabin lebih luas.
- Mulai tersedia varian Double
Cab yang populer.
- Sistem 4WD semakin
andal.
- Banyak digunakan untuk
pertambangan, perkebunan, dan militer di berbagai negara.
Masih menggunakan konsep yang sama:
- 2H
- 4H
- 4L
Penyempurnaannya meliputi:
- Transfer case lebih kuat.
- Hub roda depan yang lebih praktis.
- Keandalan meningkat untuk penggunaan berat.
Konsumsi BBM Generasi 2:
·
Efisiensi meningkat berkat penyempurnaan mesin.
· Konsumsi sekitar 9–12 km/l.
Generasi 3 (1996–2005)
Di
Indonesia dikenal sebagai: Mitsubishi
Strada
- Inilah awal nama Strada
dikenal luas di Indonesia.
- Desain lebih
membulat dibanding generasi sebelumnya.
- Mesin diesel 2.5 L
turbo menjadi andalan.
- Tersedia tipe Single
Cab, Club Cab, dan Double Cab.
- Menjadi pesaing kuat Toyota Hilux dan Nissan Frontier.
Mulai hadir Easy Select 4WD.
Mode yang tersedia:
- 2H
- 4H
- 4L
Keunggulannya:
- Perpindahan dari 2H ke 4H dapat dilakukan tanpa
berhenti (shift-on-the-fly) pada kecepatan tertentu.
- Lebih praktis dibanding generasi sebelumnya.
Namun, karena belum memakai
diferensial tengah, mode 4H tetap tidak dianjurkan di jalan beraspal yang
kering.
Konsumsi BBM Generasi 3:
Mesin yang paling dikenal adalah 4D56
2.5 Turbo Diesel.
- Injeksi masih mekanis.
- Sederhana dan mudah dirawat.
- Konsumsi umumnya:
- Dalam kota: 8–10 km/l
- Luar kota: 11–13 km/l
Generasi 4 (2005–2015)
Di
Indonesia: Mitsubishi Strada Triton
- Desain
"J-Line" dengan kabin melengkung yang khas.
- Menggunakan mesin
diesel common rail 2.5 L DI-D.
- Hadir teknologi Easy
Select 4WD dan Super Select 4WD pada tipe
tertentu.
- Kabin jauh lebih
nyaman sehingga mulai diminati sebagai kendaraan pribadi.
Tersedia dua sistem berbeda.
Easy Select 4WD
- 2H
- 4H
- 4L
Super Select 4WD
- 2H
- 4H (Full-Time 4WD)
dengan diferensial tengah sehingga dapat digunakan di jalan aspal.
- 4HLc
(diferensial tengah dikunci).
- 4LLc
(low range + diferensial tengah terkunci).
Ini merupakan lompatan besar karena
memberikan fleksibilitas penggunaan di berbagai kondisi jalan.
Konsumsi BBM Generasi 4:
Menggunakan 4D56 DI-D Common Rail.
- Injeksi elektronik membuat pembakaran lebih efisien.
- Konsumsi rata-rata:
- Kota: 9–11 km/l
- Tol/luar kota: 12–14 km/l
Generasi 5 (2015–2023)
Nama
global: Triton
- Diluncurkan dengan
desain lebih agresif.
- Tahun 2018 mendapat
facelift besar dengan konsep Dynamic Shield.
- Mesin baru diesel 2.4
L MIVEC Turbo (4N15) berbahan aluminium yang lebih irit dan bertenaga.
- Fitur keselamatan
semakin lengkap, seperti hill descent control, trailer stability assist,
dan forward collision mitigation pada varian tertentu.
Sistem Penggerak
Generasi 5:
Super Select II menambahkan fitur elektronik seperti:
- Mode Gravel
- Mud/Snow
- Sand
- Rock (pada transmisi otomatis)
Sistem akan menyesuaikan distribusi
tenaga, kontrol traksi, dan respons mesin sesuai kondisi medan.
Menggunakan mesin 4N15 2.4 MIVEC
Turbo Diesel berbahan aluminium.
- Lebih ringan dan efisien dibanding 4D56.
- Konsumsi:
- Kota: 10–12 km/l
- Tol: 13–15 km/l
Generasi 6
(2023–sekarang)
Nama
global: Mitsubishi Triton
- Menggunakan platform
ladder frame baru yang lebih kaku.
- Dimensi lebih besar
dengan kapasitas angkut meningkat.
- Mesin diesel 2.4 L
Bi-Turbo pada beberapa varian menghasilkan tenaga hingga sekitar 204 PS
dan torsi 470 Nm.
- Interior lebih
modern dengan layar infotainment besar, sistem bantuan pengemudi (ADAS),
serta kemampuan off-road yang ditingkatkan.
Sistem Penggerak
Generasi 6:
Versi terbaru mempertahankan konsep Super
Select 4WD-II dengan peningkatan pada:
- Aktuator elektronik yang lebih cepat.
- Kontrol traksi yang lebih presisi.
- Mode berkendara yang lebih lengkap.
- Integrasi dengan sistem bantuan pengemudi (ADAS).
Mesin 4N15 versi terbaru (termasuk
varian bi-turbo di beberapa pasar).
- Efisiensi tetap baik meski tenaga meningkat.
- Konsumsi rata-rata:
- Kota: 10–12 km/l
- Tol: 13–15 km/l
Perjalanan di
Indonesia
- 1990-an
akhir–2005: Strada generasi ketiga.
- 2005–2015:
Strada Triton (generasi keempat).
- 2015–sekarang:
Nama pemasaran beralih menjadi Triton, meskipun banyak
masyarakat masih menyebutnya "Strada".
Secara umum, evolusi Strada/Triton dapat
diringkas sebagai berikut:
Generasi Mitsubishi Strada :
Sistem Penggerak Mitsubishi Strada :
Urutan Sistem Penggerak :
·
Part-Time 4WD (Generasi 1–2): sangat sederhana, tangguh, dan
mudah dirawat.
·
Easy Select (Generasi 3–6): praktis dan cocok untuk kendaraan
kerja.
· Super Select (Generasi 4–6): paling canggih karena memiliki diferensial tengah, sehingga bisa digunakan sebagai full-time 4WD di jalan beraspal maupun di medan off-road. Sistem ini menjadi salah satu keunggulan utama Triton dibanding banyak pesaing di kelas pikap.
Konsumsi BBM Mitsubishi Strada :
Generasi Tahun Mesin
diesel umum Konsumsi rata-rata
1 1978–1986 2.3L
diesel 8–11 km/l
2 1986–1996 2.5L
diesel 9–12 km/l
3 1996–2005 2.5L
Turbo Diesel (4D56) 9–12 km/l
4 2005–2015 2.5L
DI-D Common Rail (4D56) 10–13 km/l
5 2015–2023 2.4L
MIVEC Turbo Diesel (4N15) 11–15 km/l
6 2023–sekarang 2.4L MIVEC Turbo/Bi-Turbo 11–15 km/l
Faktor yang paling memengaruhi konsumsi BBM
- Transmisi:
Manual umumnya sedikit lebih hemat dibanding otomatis.
- Sistem
penggerak: Varian 4x2 biasanya lebih irit daripada 4x4
karena bobot dan komponen penggeraknya lebih ringan.
- Ban:
Ban off-road (MT) cenderung meningkatkan konsumsi dibanding ban
all-terrain (AT) atau highway-terrain (HT).
- Muatan:
Membawa beban berat atau menarik trailer akan meningkatkan konsumsi.
- Perawatan:
Filter udara, kondisi injektor, tekanan ban, dan kualitas oli sangat
berpengaruh.
Konsumsi BBM Mitsubishi Strada
bervariasi tergantung mesin, transmisi, sistem penggerak (4x2 atau 4x4),
kondisi kendaraan, dan gaya mengemudi. Angka berikut adalah kisaran penggunaan
di dunia nyata, bukan angka uji laboratorium.
Di Indonesia, generasi yang paling ikonik biasanya adalah Strada generasi ketiga (1996–2005) dan Strada Triton generasi keempat (2005–2015) karena keduanya sangat banyak digunakan untuk keperluan perkebunan, pertambangan, maupun sebagai kendaraan hobi off-road.
Perjalanan Mitsubishi Strada dari generasi pertama hingga model terbaru menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan pikap terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna. Mulai dari peningkatan desain, performa mesin, sistem penggerak, hingga efisiensi bahan bakar, setiap generasi menghadirkan penyempurnaan yang menjadikan Strada tetap relevan di berbagai kondisi penggunaan.Bagi sebagian orang, Strada generasi lama menawarkan
kesederhanaan dan kemudahan perawatan, sementara generasi terbaru menghadirkan
teknologi yang lebih modern, kenyamanan berkendara yang lebih baik, serta fitur
keselamatan yang semakin lengkap. Pilihan terbaik tentu bergantung pada
kebutuhan, anggaran, dan tujuan penggunaan masing-masing.
Semoga informasi dalam artikel ini dapat membantu Anda memahami sejarah dan
perkembangan Mitsubishi Strada dari generasi ke generasi. Jika Anda sedang
mempertimbangkan untuk membeli Strada bekas atau ingin mengetahui lebih jauh
mengenai spesifikasi, kelebihan, maupun perawatan setiap generasinya, pastikan
untuk membaca artikel terkait lainnya agar mendapatkan gambaran yang lebih
lengkap.
Baiklah Kawan Sobat Blogger ….. kurang lebih begitulah mengenai article Mitsubishi
Strada ya kawan blogger…..Terima kasih



























