MENU

Friday, 3 July 2026

Review Chevrolet Captiva Bekas: Apakah Masih Layak Dibeli?

Suhandana Media

Suhandana Media

Hallo Kawan Sobat Blogger ..... kali ini saya akan coba bahas mengenai Chevrolet Trailblazer ya kawan sobat blogger....

Chevrolet Captiva adalah SUV yang diproduksi oleh General Motors dan dikenal sebagai salah satu pilihan mobil keluarga yang menawarkan kabin luas, kenyamanan berkendara, serta pilihan mesin bensin dan diesel di berbagai pasar.

Chevrolet Captiva menjadi salah satu SUV yang cukup dikenal di Indonesia karena menawarkan kombinasi antara kenyamanan, ruang kabin yang lega, dan pilihan mesin yang cukup bervariasi untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Sejarah Chevrolet Chevrolet Captiva cukup unik karena nama "Captiva" dipakai untuk beberapa kendaraan yang berbeda, tergantung pasar dan periode penjualannya. Berikut ringkasan dari generasi ke generasi.

Generasi Pertama (2006–2018)

Chevrolet Captiva

  • Diluncurkan pertama kali pada tahun 2006.
  • Dikembangkan oleh GM Daewoo di bawah naungan General Motors.
  • Menggunakan platform Theta.
  • Dijual sebagai SUV kompak hingga menengah dengan konfigurasi 5 atau 7 penumpang.
  • Di beberapa negara juga dipasarkan sebagai:
    • Opel Antara
    • Holden Captiva
    • Saturn Vue (Amerika Utara, dengan perbedaan desain).

Generasi ini merupakan hasil kolaborasi global dalam grup General Motors. Jadi:

  • Merek Amerika.
  • Direkayasa terutama oleh tim di Korea Selatan.
  • Diproduksi di Korea Selatan.
  • Dijual di berbagai belahan dunia.

Jadi sebenarnya Chevrolet Captiva tidak sepenuhnya mobil Eropa, meskipun memiliki keterkaitan dengan merek dan pasar Eropa ya sobat Blogger….

Suhandana Media

Pilihan mesin

  • Bensin 2.4L
  • V6 3.0L dan 3.2L
  • Diesel 2.0L serta 2.2L turbo

Facelift

  • 2011: Desain depan dan belakang diperbarui, interior lebih modern, mesin dan transmisi ditingkatkan.
  • 2016: Penyegaran ringan pada grille, bumper, dan fitur.

Model inilah yang paling dikenal di Indonesia. PT General Motors Indonesia memasarkannya sebagai SUV keluarga bermesin diesel maupun bensin.

Sistem Penggerak Generasi Pertama :

Generasi pertama memiliki dua sistem penggerak:

1. Front-Wheel Drive (FWD)

  • Tenaga mesin disalurkan ke roda depan.
  • Lebih ringan dan hemat bahan bakar.
  • Menjadi pilihan untuk sebagian besar varian bermesin 2.4L bensin.

2. All-Wheel Drive (AWD) On-Demand

  • Digunakan pada varian tertentu, terutama mesin V6 dan beberapa varian diesel di pasar tertentu.
  • Sistem ini dikembangkan menggunakan kopling elektronik (electronic multi-plate clutch), yang dalam kondisi normal mengirim hampir seluruh tenaga ke roda depan.
  • Ketika roda depan kehilangan traksi, sistem secara otomatis mengalihkan sebagian tenaga ke roda belakang.
  • Pengemudi tidak perlu mengaktifkan AWD secara manual karena semuanya dikendalikan oleh komputer kendaraan.

Karakteristik AWD Captiva:

  • Cocok untuk jalan licin, hujan, atau medan ringan.
  • Bukan sistem 4WD dengan transfer case dan low range, sehingga tidak dirancang untuk off-road berat.

Konsumsi BBM Generasi Kedua :

2.4L bensin

  • Mesin cukup bertenaga, tetapi bobot Captiva yang mencapai sekitar 1,7–1,9 ton membuat konsumsi BBM tergolong boros.
  • Cocok menggunakan bensin beroktan sesuai rekomendasi pabrikan untuk performa dan efisiensi yang optimal.

2.0L diesel

  • Menjadi favorit di banyak pasar, termasuk Indonesia.
  • Torsi besar pada putaran rendah membuatnya lebih hemat saat membawa penumpang penuh atau di jalan menanjak.
  • Di jalan tol dengan kecepatan stabil, konsumsi bisa mendekati 16 km/l.

2.2L diesel (facelift)

  • Lebih bertenaga sekaligus lebih efisien dibanding mesin diesel 2.0L.
  • Dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan yang membantu menjaga putaran mesin tetap rendah saat melaju di kecepatan tinggi.


Generasi Kedua (2019–sekarang)

Chevrolet Captiva

Pada 2019, Chevrolet memperkenalkan Captiva generasi baru, tetapi sebenarnya bukan penerus langsung generasi pertama.

Mobil ini merupakan hasil rebadge dari:

  • Baojun 530

Baojun sendiri adalah merek yang dimiliki oleh usaha patungan antara:

  • SAIC-GM-Wuling.

Generasi kedua ini bahkan lebih jauh dari identitas Eropa karena:

  • berbasis Baojun 530,
  • dikembangkan oleh SAIC-GM-Wuling di Tiongkok,
  • hanya menggunakan merek Chevrolet untuk pemasaran di sejumlah negara.

Suhandana Media

Perubahan utamanya meliputi:

  • Platform baru.
  • Desain lebih modern.
  • Tersedia dalam konfigurasi 5, 6, atau 7 kursi.
  • Mesin umumnya 1.5L turbo bensin dengan transmisi manual atau CVT.
  • Fokus pada efisiensi bahan bakar dan fitur teknologi.

Generasi ini dijual di banyak negara berkembang seperti:

  • Thailand
  • Chile
  • Mexico
  • beberapa negara di Timur Tengah dan Amerika Selatan.

Namun, model ini tidak pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Sistem Penggerak Generasi Kedua :

Generasi kedua berbasis Baojun 530 hanya menggunakan:

Front-Wheel Drive (FWD)

Alasannya antara lain:

  • Platform memang dirancang untuk FWD.
  • Mengurangi bobot kendaraan.
  • Menekan biaya produksi.
  • Meningkatkan efisiensi bahan bakar.
  • Menyasar penggunaan harian di perkotaan dan jalan raya.

Tidak ada varian AWD maupun 4WD pada Captiva generasi kedua.

Konsumsi BBM Generasi Kedua :

Generasi kedua menggunakan mesin 1.5L turbo bensin.

  • Kapasitas mesin lebih kecil membantu efisiensi dibanding Captiva 2.4L generasi pertama.
  • Konsumsi BBM umumnya lebih baik untuk penggunaan harian, meski saat turbo sering bekerja (misalnya saat akselerasi atau membawa beban penuh), konsumsi dapat meningkat.

Jika dibandingkan

Paling irit

  1. Captiva 2.2L diesel
  2. Captiva 2.0L diesel
  3. Captiva generasi kedua 1.5 turbo
  4. Captiva 2.4L bensin
  5. Captiva V6

Suhandana Media

Perbandingan kedua generasi

Aspek

Generasi 1 (2006–2018)

Generasi 2 (2019–sekarang)

Asal pengembangan

GM Daewoo (Korea Selatan)

SAIC-GM-Wuling (Tiongkok)

Platform

GM Theta

Platform Baojun 530

Karakter

SUV global GM

Rebadge Baojun 530

Mesin utama

2.4L bensin, V6, 2.0/2.2 diesel

1.5L turbo bensin

Penggerak

FWD/AWD

Umumnya FWD

Dijual di Indonesia

Ya

Tidak

Kesimpulan

Nama Chevrolet Captiva mencakup dua model yang sangat berbeda:

  • Captiva 2006–2018 adalah SUV global hasil pengembangan GM yang terkenal dengan pilihan mesin diesel dan sistem AWD di beberapa varian.
  • Captiva 2019–sekarang adalah SUV berbasis Baojun 530 yang menggunakan strategi rebadge Chevrolet untuk pasar tertentu, dengan fokus pada efisiensi, fitur modern, dan harga yang kompetitif.

Sistem Penggerak :

Sistem penggerak Chevrolet Captiva berubah cukup signifikan dari generasi pertama ke generasi kedua.

Generasi

Penggerak

Keterangan

2006–2018 (C100/C140)

FWD dan AWD

Tersedia pilihan penggerak roda depan maupun semua roda.

2019–sekarang (CN202S)

FWD

Hanya menggunakan penggerak roda depan.

  • Generasi pertama (2006–2018): tersedia FWD dan AWD on-demand, tergantung varian dan pasar.
  • Generasi kedua (2019–sekarang): hanya tersedia FWD.
  • Tidak ada generasi Chevrolet Captiva yang menggunakan sistem 4WD sejati seperti yang umum ditemukan pada SUV ladder-frame atau kendaraan off-road.

Suhandana Media

Konsumsi BBM :

Konsumsi BBM Chevrolet Captiva bervariasi tergantung generasi, jenis mesin, transmisi, dan kondisi penggunaan. Berikut kisaran konsumsi yang umum dilaporkan dalam penggunaan nyata (real-world), bukan hanya angka uji laboratorium.

Generasi

Mesin

Dalam kota

Luar kota/Tol

Kombinasi

2006–2018

2.4L bensin

6–8 km/l

10–12 km/l

8–10 km/l

2006–2018

3.0L/3.2L V6

5–7 km/l

8–10 km/l

6–8 km/l

2006–2018

2.0L diesel

9–11 km/l

14–16 km/l

11–13 km/l

2006–2018

2.2L diesel

10–12 km/l

15–18 km/l

12–14 km/l

2019–sekarang

1.5L turbo bensin

9–11 km/l

14–17 km/l

11–13 km/l

 Dalam konteks Indonesia

Di pasar Indonesia, varian yang paling dikenal adalah:

  • Captiva 2.0 VCDi diesel (2008–2011): sekitar 9–11 km/l di dalam kota dan 14–16 km/l di jalan tol.
  • Captiva 2.4 bensin: sekitar 6–8 km/l di dalam kota dan 10–12 km/l di jalan tol.

Perlu diingat bahwa angka-angka tersebut merupakan kisaran. Faktor seperti kemacetan, gaya mengemudi, kondisi kendaraan, tekanan ban, kualitas bahan bakar, dan beban kendaraan dapat membuat konsumsi BBM berbeda cukup jauh dari satu pengguna ke pengguna lainnya.

Suhandana Media

Secara keseluruhan, Chevrolet Captiva masih menjadi salah satu SUV yang menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kabin luas, kenyamanan berkendara, dan pilihan mesin yang beragam sesuai generasinya.

Dari pembahasan di atas kawan sobat blogger…….., Chevrolet Captiva dapat disimpulkan sebagai SUV yang memiliki perkembangan menarik dari generasi ke generasi, dengan kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kondisi penggunaan.

Ok kawan Sobat Blogger….kurang lebih gitulah ya mengenai artikel Honda Brio ya kawan sobat Blogger …….Terima kasih.

Kalau mau brosur dari  Chevrolet Captiva ini klik aja dibawah sini kawan sobat blogger ya.... 

Brosur  Chevrolet Captiva

Suhandana Media


Thursday, 2 July 2026

Sejarah Honda Brio dari Generasi ke Generasi: Spesifikasi, Mesin, Sistem Penggerak, Konsumsi BBM, dan Perbedaannya

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Honda Brio merupakan salah satu mobil hatchback yang paling populer di Indonesia berkat desainnya yang kompak, konsumsi bahan bakar yang efisien, serta biaya perawatan yang relatif terjangkau. Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011, Honda Brio terus mengalami perkembangan dari segi desain, teknologi, fitur keselamatan, hingga kenyamanan berkendara untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Melalui artikel ini, Anda akan mengetahui sejarah Honda Brio dari generasi pertama hingga model terbaru, termasuk perubahan desain, spesifikasi mesin, sistem penggerak, konsumsi bahan bakar, serta berbagai pembaruan yang hadir di setiap generasinya. Informasi ini dapat menjadi referensi bagi calon pembeli maupun penggemar otomotif yang ingin memahami evolusi salah satu mobil terlaris Honda secara lebih mendalam.

Honda Brio adalah mobil hatchback segmen kecil yang pertama kali diperkenalkan sebagai model global untuk pasar berkembang. Sejak debutnya, Brio telah mengalami beberapa perubahan besar, terutama pada desain, fitur, dan teknologi, sementara tetap mempertahankan fokus pada efisiensi bahan bakar dan kemudahan digunakan di perkotaan.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Generasi pertama (2011–2018)

Honda Brio diperkenalkan pada tahun 2011 di Thailand, kemudian dipasarkan di berbagai negara termasuk Indonesia, India, dan Philippines.

Ciri khasnya:

  • Desain kompak dengan pintu bagasi belakang berbahan kaca penuh (glass hatch).
  • Menggunakan mesin bensin 1.2L i-VTEC (L12B).
  • Transmisi manual 5-percepatan atau otomatis 5-percepatan (kemudian tersedia CVT di beberapa pasar).
  • Dimensi kecil sehingga mudah bermanuver di kota.
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Di Indonesia, Brio mulai dijual pada 2012 dengan beberapa varian seperti:

  • Brio S
  • Brio E
  • Brio Sports
  • Brio Satya (mulai 2013 sebagai bagian dari program LCGC)

Facelift pertama (2016)

Pada tahun 2016, Brio mendapat penyegaran berupa:

  • Grille depan baru.
  • Bumper depan-belakang yang diperbarui.
  • Interior dengan desain dashboard yang lebih modern.
  • Peningkatan fitur hiburan dan keselamatan.

Versi ini merupakan generasi pertama yang telah mengalami facelift.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Konsumsi BBM Honda Brio Generasi Pertama:

Mesin L12B dirancang untuk menggunakan bensin tanpa timbal dengan RON minimal 90.

Di Indonesia, pilihan yang sesuai antara lain:

  • RON 90 (misalnya Pertalite) sebagai minimum.
  • RON 92 (misalnya Pertamax) untuk performa dan kebersihan ruang bakar yang lebih baik.
  • RON 95 ke atas juga dapat digunakan, tetapi umumnya tidak memberikan peningkatan tenaga yang signifikan pada mesin standar.

Konsumsi BBM rata-rata:

  • Dalam kota: sekitar 12–15 km/l.
  • Luar kota: sekitar 18–22 km/l.


Generasi kedua (2018–sekarang)

Honda Brio diperkenalkan pada 2018.

Perubahan utamanya meliputi:

  • Desain belakang berubah total; pintu bagasi kaca penuh diganti dengan pintu bagasi konvensional dari baja untuk meningkatkan kepraktisan.
  • Kabin lebih luas.
  • Bagasi lebih besar.
  • Struktur bodi lebih kaku.
  • Tetap menggunakan mesin 1.2L i-VTEC tetapi dengan penyempurnaan efisiensi dan emisi.
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html
Di Indonesia tersedia dalam dua lini utama:
  • Brio Satya (LCGC)
  • Brio RS (non-LCGC dengan tampilan lebih sporty)
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Facelift generasi kedua (2023)

Pada 2023, Brio kembali mendapat penyegaran.

Perubahan meliputi:

  • Grille depan baru.
  • Lampu depan dengan desain yang diperbarui.
  • Velg baru.
  • Dashboard dengan head unit yang lebih modern.
  • Varian RS mendapat desain bumper yang lebih sporty.

Mesin tetap menggunakan:

  • 1.2L i-VTEC
  • Tenaga sekitar 90 PS
  • Torsi 110 Nm
  • Pilihan transmisi manual 5-percepatan atau CVT.
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Konsumsi BBM Honda Brio Generasi Kedua :

Honda tetap menggunakan mesin L12B, tetapi melakukan penyempurnaan pada:

  • Kalibrasi ECU.
  • Sistem injeksi PGM-FI.
  • Karakter transmisi CVT.
  • Pengurangan gesekan internal.

Hasilnya, konsumsi BBM sedikit lebih baik dibanding generasi pertama, terutama pada varian CVT.

Perkiraan konsumsi:

  • Dalam kota: 13–17 km/l.
  • Tol/jalur luar kota: 20–24 km/l.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Sistem Penggerak Honda BRIO dari generasi ke generasi :

Dari generasi pertama hingga sekarang, Brio menggunakan konfigurasi:

  • Mesin di depan melintang (front transverse engine)
  • Penggerak roda depan (Front-Wheel Drive/FWD)

Keuntungan konfigurasi ini antara lain:

  • Lebih hemat bahan bakar.
  • Ruang kabin lebih lega karena tidak memerlukan poros penggerak ke roda belakang.
  • Bobot lebih ringan.
  • Biaya produksi dan perawatan lebih rendah.

Honda tidak pernah memproduksi Brio dengan sistem Rear-Wheel Drive (RWD) maupun All-Wheel Drive (AWD).

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Transmisi Honda Brio dari generasi ke generasi :

Perkembangan transmisi

Perubahan terbesar justru terjadi pada transmisinya:

  • 2011–2013
    • Manual 5-percepatan.
    • Otomatis konvensional 5-speed torque converter di beberapa negara.
  • 2013–2014 dan seterusnya (tergantung pasar)
    • Honda mulai mengganti transmisi otomatis 5AT dengan CVT (Continuously Variable Transmission).
    • CVT memberikan perpindahan tenaga yang lebih halus dan efisiensi bahan bakar yang lebih baik.
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Di Indonesia:

  • Brio generasi pertama awal sempat menggunakan transmisi otomatis 5AT.
  • Setelah itu, Honda beralih ke CVT pada model-model berikutnya, termasuk generasi kedua.

Mesin Honda Brio dari generasi ke generasi :

Mesinnya juga relatif konsisten:

  • Kode mesin L12B, 4 silinder segaris, 1.198 cc, DOHC i-VTEC.
  • Tenaga sekitar 88–90 PS (bergantung pasar dan standar emisi).
  • Torsi sekitar 109–110 Nm.

Perubahan dari waktu ke waktu lebih banyak berupa penyempurnaan:

  • Kalibrasi ECU.
  • Efisiensi pembakaran.
  • Pemenuhan standar emisi yang lebih ketat.
  • Penyempurnaan karakter CVT.

Suspensi dan diferensial Hinda Brio dari generasi ke generasi :

Sejak generasi pertama hingga saat ini, Brio tetap menggunakan:

  • Suspensi depan: MacPherson strut.
  • Suspensi belakang: H-beam (torsion beam).
  • Diferensial depan: Open differential.

Tidak ada penggunaan limited-slip differential (LSD) dari pabrikan pada model Brio standar.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html


Perkembangan di Indonesia

Brio menjadi salah satu model Honda yang paling sukses di Indonesia karena:

  • Konsumsi bahan bakar yang efisien.
  • Biaya perawatan relatif terjangkau.
  • Nilai jual kembali yang kuat.
  • Cocok untuk penggunaan harian di perkotaan.

Sejak beberapa tahun terakhir, Brio sering menjadi salah satu mobil terlaris nasional dan menjadi tulang punggung penjualan Honda di Indonesia.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Ringkasan evolusi

Periode

Perubahan utama

2011

Generasi pertama diperkenalkan dengan desain hatch kaca penuh.

2013

Hadir Brio Satya sebagai model LCGC di Indonesia.

2016

Facelift pertama dengan desain dan interior baru.

2018

Generasi kedua hadir dengan bodi baru, kabin lebih luas, dan bagasi lebih besar.

2023

Facelift generasi kedua dengan penyegaran eksterior dan fitur.

Secara garis besar, hingga saat ini Brio baru memiliki dua generasi utama, dengan masing-masing generasi mendapatkan satu kali facelift besar. Filosofi pengembangannya tetap konsisten: menghadirkan hatchback kompak yang irit, lincah, mudah dirawat, dan sesuai untuk penggunaan di lingkungan perkotaan.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Sistem Penggerak

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Jadi sebenarnya untuk Honda Brio Dari generasi ke generasi, sistem penggerak Brio tidak mengalami perubahan mendasar. Honda mempertahankan konfigurasi FWD dengan mesin depan melintang, sementara pengembangannya difokuskan pada:

  • peningkatan efisiensi mesin,
  • penyempurnaan transmisi (terutama peralihan dari 5AT ke CVT),
  • peningkatan kenyamanan berkendara,
  • dan pengurangan konsumsi bahan bakar serta emisi.

Dengan kata lain, evolusi Brio lebih menekankan pada penyempurnaan daripada perubahan konsep sistem penggerak.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Konsumis BBM

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Oh ya kawan Sobat Blogger…. Mesin Brio dirancang agar dapat beroperasi dengan RON 90. Namun, banyak pemilik memilih RON 92 karena beberapa alasan:

  • Pembakaran lebih stabil.
  • Potensi knocking lebih kecil pada kondisi beban tinggi.
  • Mesin cenderung lebih bersih dalam jangka panjang.
  • Respons akselerasi bisa terasa sedikit lebih halus.
https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Perbedaannya biasanya tidak terlalu besar dalam penggunaan harian, tetapi dapat membantu menjaga performa mesin seiring waktu.

Faktor yang paling memengaruhi konsumsi BBM

Perbedaan konsumsi antara satu Brio dan lainnya sering kali lebih dipengaruhi oleh:

  • Gaya mengemudi.
  • Kondisi lalu lintas.
  • Tekanan angin ban.
  • Beban kendaraan.
  • Kondisi mesin dan perawatan.
  • Penggunaan AC.

Karena itu, dua Brio dengan spesifikasi yang sama bisa memiliki konsumsi BBM yang berbeda cukup jauh tergantung cara penggunaannya.

Kesimpulannya, dari generasi pertama hingga generasi kedua, Brio tidak mengalami perubahan besar pada kebutuhan BBM. Semua generasi tetap cocok menggunakan bensin RON 90 atau lebih tinggi, sementara peningkatan efisiensi terutama berasal dari penyempurnaan sistem injeksi, kalibrasi mesin, dan transmisi CVT, bukan dari perubahan jenis bahan bakar yang dibutuhkan.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Honda Brio telah berkembang melalui dua generasi dengan berbagai penyempurnaan pada desain, fitur, kenyamanan, serta efisiensi bahan bakar. Meskipun konsep dasarnya sebagai hatchback kompak tetap dipertahankan, setiap pembaruan yang dilakukan Honda berhasil meningkatkan pengalaman berkendara tanpa mengorbankan keandalan yang menjadi ciri khasnya.

Untuk Kawan Sobat Blogger...... yang sedang mempertimbangkan untuk membeli Honda Brio, memahami sejarah, spesifikasi, sistem penggerak, hingga konsumsi bahan bakarnya dapat menjadi bekal penting sebelum menentukan pilihan. Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan, Honda Brio tetap menjadi salah satu mobil perkotaan yang ekonomis, mudah dirawat, dan memiliki nilai jual kembali yang baik.

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

Ok kawan Sobat Blogger….kurang lebih gitulah ya mengenai artikel Honda Brio ya kawan sobat Blogger …….Terima kasih.

Kalau mau brosur dari  Honda Brio ini klik aja dibawah sini kawan sobat blogger ya.... 

Brosur  Honda Brio

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html

https://suhandana-onlinestore.blogspot.com/p/list-otomotif.html