Hallo Kawan
Sobat Blogger ..... kali ini saya akan coba bahas mengenai Chevrolet
Trailblazer ya kawan sobat blogger....
Chevrolet Captiva adalah SUV yang diproduksi oleh General Motors dan dikenal sebagai salah satu pilihan mobil keluarga yang menawarkan kabin luas, kenyamanan berkendara, serta pilihan mesin bensin dan diesel di berbagai pasar.
Chevrolet Captiva menjadi salah satu SUV yang
cukup dikenal di Indonesia karena menawarkan kombinasi antara kenyamanan, ruang
kabin yang lega, dan pilihan mesin yang cukup bervariasi untuk kebutuhan harian
maupun perjalanan jauh.
Sejarah
Chevrolet Chevrolet Captiva cukup unik karena nama "Captiva" dipakai
untuk beberapa kendaraan yang berbeda, tergantung pasar dan periode
penjualannya. Berikut ringkasan dari generasi ke generasi.
Generasi Pertama (2006–2018)
Chevrolet
Captiva
- Diluncurkan pertama kali pada
tahun 2006.
- Dikembangkan oleh GM Daewoo di
bawah naungan General Motors.
- Menggunakan platform Theta.
- Dijual sebagai SUV kompak
hingga menengah dengan konfigurasi 5 atau 7 penumpang.
- Di beberapa negara juga
dipasarkan sebagai:
- Opel Antara
- Holden Captiva
- Saturn Vue (Amerika Utara,
dengan perbedaan desain).
Generasi
ini merupakan hasil kolaborasi global dalam grup General Motors. Jadi:
- Merek Amerika.
- Direkayasa terutama oleh tim di
Korea Selatan.
- Diproduksi di Korea Selatan.
- Dijual di berbagai belahan dunia.
Jadi
sebenarnya Chevrolet Captiva tidak sepenuhnya mobil
Eropa, meskipun memiliki keterkaitan dengan merek dan pasar Eropa ya sobat
Blogger….
Pilihan
mesin
- Bensin 2.4L
- V6 3.0L dan 3.2L
- Diesel 2.0L serta 2.2L turbo
Facelift
- 2011: Desain depan dan belakang diperbarui, interior lebih
modern, mesin dan transmisi ditingkatkan.
- 2016: Penyegaran ringan pada grille, bumper, dan fitur.
Model inilah yang paling dikenal di Indonesia. PT General Motors Indonesia memasarkannya sebagai SUV keluarga bermesin diesel maupun bensin.
Sistem Penggerak Generasi Pertama :
Generasi
pertama memiliki dua sistem penggerak:
1.
Front-Wheel Drive (FWD)
- Tenaga mesin disalurkan ke roda
depan.
- Lebih ringan dan hemat bahan
bakar.
- Menjadi pilihan untuk sebagian
besar varian bermesin 2.4L bensin.
2.
All-Wheel Drive (AWD) On-Demand
- Digunakan pada varian tertentu,
terutama mesin V6 dan beberapa varian diesel di pasar tertentu.
- Sistem ini dikembangkan
menggunakan kopling elektronik (electronic multi-plate clutch), yang dalam
kondisi normal mengirim hampir seluruh tenaga ke roda depan.
- Ketika roda depan kehilangan
traksi, sistem secara otomatis mengalihkan sebagian tenaga ke roda
belakang.
- Pengemudi tidak perlu
mengaktifkan AWD secara manual karena semuanya dikendalikan oleh komputer
kendaraan.
Karakteristik
AWD Captiva:
- Cocok untuk jalan licin, hujan,
atau medan ringan.
- Bukan sistem 4WD dengan
transfer case dan low range, sehingga tidak dirancang untuk off-road
berat.
2.4L
bensin
- Mesin cukup bertenaga, tetapi
bobot Captiva yang mencapai sekitar 1,7–1,9 ton membuat konsumsi BBM
tergolong boros.
- Cocok menggunakan bensin
beroktan sesuai rekomendasi pabrikan untuk performa dan efisiensi yang
optimal.
2.0L
diesel
- Menjadi favorit di banyak
pasar, termasuk Indonesia.
- Torsi besar pada putaran rendah
membuatnya lebih hemat saat membawa penumpang penuh atau di jalan
menanjak.
- Di jalan tol dengan kecepatan
stabil, konsumsi bisa mendekati 16 km/l.
2.2L
diesel (facelift)
- Lebih bertenaga sekaligus lebih
efisien dibanding mesin diesel 2.0L.
- Dipadukan dengan transmisi
otomatis 6-percepatan yang membantu menjaga putaran mesin tetap rendah
saat melaju di kecepatan tinggi.
Generasi Kedua (2019–sekarang)
Chevrolet
Captiva
Pada
2019, Chevrolet memperkenalkan Captiva generasi baru, tetapi sebenarnya bukan
penerus langsung generasi pertama.
Mobil
ini merupakan hasil rebadge dari:
- Baojun 530
Baojun
sendiri adalah merek yang dimiliki oleh usaha patungan antara:
- SAIC-GM-Wuling.
Generasi
kedua ini bahkan lebih jauh dari identitas Eropa karena:
- berbasis Baojun 530,
- dikembangkan oleh SAIC-GM-Wuling
di Tiongkok,
- hanya menggunakan merek Chevrolet untuk pemasaran di sejumlah negara.
Perubahan
utamanya meliputi:
- Platform baru.
- Desain lebih modern.
- Tersedia dalam konfigurasi 5,
6, atau 7 kursi.
- Mesin umumnya 1.5L turbo bensin
dengan transmisi manual atau CVT.
- Fokus pada efisiensi bahan
bakar dan fitur teknologi.
Generasi
ini dijual di banyak negara berkembang seperti:
- Thailand
- Chile
- Mexico
- beberapa negara di Timur Tengah
dan Amerika Selatan.
Namun,
model ini tidak pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Sistem Penggerak Generasi Kedua :
Generasi
kedua berbasis Baojun 530 hanya menggunakan:
Front-Wheel
Drive (FWD)
Alasannya
antara lain:
- Platform memang dirancang untuk
FWD.
- Mengurangi bobot kendaraan.
- Menekan biaya produksi.
- Meningkatkan efisiensi bahan
bakar.
- Menyasar penggunaan harian di
perkotaan dan jalan raya.
Tidak
ada varian AWD maupun 4WD pada Captiva generasi kedua.
Konsumsi BBM Generasi Kedua :
Generasi
kedua menggunakan mesin 1.5L turbo bensin.
- Kapasitas mesin lebih kecil
membantu efisiensi dibanding Captiva 2.4L generasi pertama.
- Konsumsi BBM umumnya lebih baik
untuk penggunaan harian, meski saat turbo sering bekerja (misalnya saat
akselerasi atau membawa beban penuh), konsumsi dapat meningkat.
Jika dibandingkan
Paling
irit
- Captiva 2.2L diesel
- Captiva 2.0L diesel
- Captiva generasi kedua 1.5
turbo
- Captiva 2.4L bensin
- Captiva V6
Perbandingan kedua generasi
|
Aspek |
Generasi
1 (2006–2018) |
Generasi
2 (2019–sekarang) |
|
Asal pengembangan |
GM Daewoo (Korea Selatan) |
SAIC-GM-Wuling (Tiongkok) |
|
Platform |
GM Theta |
Platform Baojun 530 |
|
Karakter |
SUV global GM |
Rebadge Baojun 530 |
|
Mesin utama |
2.4L bensin, V6, 2.0/2.2 diesel |
1.5L turbo bensin |
|
Penggerak |
FWD/AWD |
Umumnya FWD |
|
Dijual di Indonesia |
Ya |
Tidak |
Kesimpulan
Nama
Chevrolet Captiva mencakup dua model yang sangat berbeda:
- Captiva 2006–2018 adalah SUV global hasil pengembangan GM yang terkenal
dengan pilihan mesin diesel dan sistem AWD di beberapa varian.
- Captiva 2019–sekarang adalah SUV berbasis Baojun 530 yang menggunakan
strategi rebadge Chevrolet untuk pasar tertentu, dengan fokus pada
efisiensi, fitur modern, dan harga yang kompetitif.
Sistem
Penggerak :
Sistem
penggerak Chevrolet Captiva berubah cukup signifikan dari generasi pertama ke
generasi kedua.
|
Generasi |
Penggerak |
Keterangan |
|
2006–2018 (C100/C140) |
FWD dan AWD |
Tersedia pilihan penggerak roda
depan maupun semua roda. |
|
2019–sekarang (CN202S) |
FWD |
Hanya menggunakan penggerak roda
depan. |
- Generasi pertama (2006–2018): tersedia FWD dan AWD on-demand,
tergantung varian dan pasar.
- Generasi kedua (2019–sekarang): hanya tersedia FWD.
- Tidak ada generasi Chevrolet Captiva yang menggunakan sistem 4WD sejati seperti yang umum ditemukan pada SUV ladder-frame atau kendaraan off-road.
Konsumsi
BBM :
Konsumsi
BBM Chevrolet Captiva bervariasi tergantung generasi, jenis mesin, transmisi,
dan kondisi penggunaan. Berikut kisaran konsumsi yang umum dilaporkan dalam
penggunaan nyata (real-world), bukan hanya angka uji laboratorium.
|
Generasi |
Mesin |
Dalam
kota |
Luar
kota/Tol |
Kombinasi |
|
2006–2018 |
2.4L bensin |
6–8 km/l |
10–12 km/l |
8–10 km/l |
|
2006–2018 |
3.0L/3.2L V6 |
5–7 km/l |
8–10 km/l |
6–8 km/l |
|
2006–2018 |
2.0L diesel |
9–11 km/l |
14–16 km/l |
11–13 km/l |
|
2006–2018 |
2.2L diesel |
10–12 km/l |
15–18 km/l |
12–14 km/l |
|
2019–sekarang |
1.5L turbo bensin |
9–11 km/l |
14–17 km/l |
11–13 km/l |
Di
pasar Indonesia, varian yang paling dikenal adalah:
- Captiva 2.0 VCDi diesel
(2008–2011): sekitar 9–11 km/l di
dalam kota dan 14–16 km/l di jalan tol.
- Captiva 2.4 bensin: sekitar 6–8 km/l di dalam kota dan 10–12
km/l di jalan tol.
Perlu diingat bahwa angka-angka tersebut merupakan kisaran. Faktor seperti kemacetan, gaya mengemudi, kondisi kendaraan, tekanan ban, kualitas bahan bakar, dan beban kendaraan dapat membuat konsumsi BBM berbeda cukup jauh dari satu pengguna ke pengguna lainnya.
Secara keseluruhan,
Chevrolet Captiva masih menjadi salah satu SUV yang menarik untuk
dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kabin
luas, kenyamanan berkendara, dan pilihan mesin yang beragam sesuai generasinya.
Dari pembahasan di atas
kawan sobat blogger…….., Chevrolet Captiva dapat disimpulkan sebagai SUV yang
memiliki perkembangan menarik dari generasi ke generasi, dengan kelebihan dan
kekurangan yang perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kondisi penggunaan.
Ok kawan Sobat
Blogger….kurang lebih gitulah ya mengenai artikel Honda Brio ya kawan sobat
Blogger …….Terima kasih.
Kalau mau brosur dari Chevrolet Captiva ini klik aja dibawah
sini kawan sobat blogger ya....







.gif)








