Hallo Kawan Blogger ... untuk artikel saya kali ini akan coba bahas mobil listrik ya kawan blogger ....
BYD Atto 3 merupakan salah satu mobil listrik SUV yang semakin populer di Indonesia dan berbagai negara. Mobil ini dikenal karena desain modern, teknologi baterai Blade yang aman, serta efisiensi konsumsi energi yang tinggi di kelasnya. BYD Atto 3 menjadi salah satu mobil listrik yang paling banyak dicari saat ini berkat teknologi baterai Blade, jarak tempuh yang cukup jauh, serta fitur keselamatan dan kenyamanan yang lengkap di kelas SUV listrik. BYD Atto 3 adalah SUV listrik dari BYD yang banyak menarik perhatian karena menawarkan kombinasi desain futuristik, fitur canggih, dan harga yang cukup kompetitif di pasar mobil listrik.
Berikut
sejarah BYD Atto 3 (juga dikenal sebagai BYD Yuan Plus di Tiongkok) dari
generasi ke generasi, termasuk evolusi besarnya dari awal sampai versi terbaru.
1. Generasi Pertama (2022–2023) – BYD
Atto 3 / Yuan Plus awal
BYD
Atto 3 mulai diperkenalkan sebagai SUV listrik global pertama BYD di segmen C.
Momen
penting:
- Diluncurkan di
Tiongkok pada awal 2022 sebagai Yuan Plus
- Nama ekspor: Atto
3
- Dibangun di
platform baru: e-Platform 3.0
- Menggunakan
baterai Blade LFP (sekitar 60–60,5 kWh)
Ciri
utama generasi ini:
- Penggerak FWD
(front-wheel drive)
- Jarak tempuh
sekitar ~400–480 km (tergantung pasar)
- Interior unik
bertema “gym/fitness”
- Layar tengah
bisa diputar (rotating screen)
- Fokus utama:
efisiensi, harga kompetitif, dan global expansion BYD
➡️ Ini adalah “fondasi global” BYD untuk masuk pasar Eropa, Australia, dan Asia.
⚡ Konsumsi listrik BYD Atto 3
Untuk BYD Atto 3, konsumsi energinya kira-kira:
- Rata-rata: 14 – 18 kWh per 100 km
- Setara efisiensi: 5,5
– 7 km per kWh
📊 Dalam kondisi nyata (real
world)
Angka
bisa berubah tergantung:
1. Perkotaan (macet, stop & go)
- Lebih efisien karena
regen braking
- 13
– 15 kWh/100 km
2. Jalan tol / kecepatan tinggi
- Lebih boros karena
hambatan angin
- 16 – 19 kWh/100 km
3. AC + beban penuh
- Bisa naik sampai 18
– 21 kWh/100 km
🔌 Minimal daya listrik rumah untuk charge
BYD Atto 3
Untuk charging AC (rumahan),
kebutuhan umumnya:
- Minimal aman: 2.200 watt (2,2 kW) Tapi Lambat pas
nge-charhe
- Lebih ideal:
- 3.500 watt (3,5 kW) pas nge-charge normal tidak lambat
dan aman
- 7.000 watt (7 kW) wall charger (lebih cepat)
👉 Jadi, 450 watt, 900 Watt, 1300 Watt terlalu kecil
bahkan tidak bisa mulai charging.
Durasi Nge-Charge
Kalau Pakai Listrik Rumah Standar
BYD Atto 3 baterai ± 60 kWh
🔹 Charger 2.200 watt (rumah minimal 2.2 kW)
- 60 kWh ÷ 2,2 kW ≈ ± 27–30
jam (0–100%)
🔹 Charger 3.500 watt
- ≈ ± 17–20 jam
🔹 Charger 7.000 watt (wallbox)
≈ ± 8–10 jam
💰 Estimasi biaya listrik (Indonesia)
Kalau
pakai tarif rumah tangga ~Rp 1.500–1.700/kWh:
- 100 km ≈ Rp
21.000 – Rp 30.000
- Bandingkan mobil bensin SUV:
- Bisa Rp
80.000 – Rp 150.000 / 100 km
🔋 Kesimpulan
- Tidak pakai BBM → nol liter per km
- Efisiensi cukup hemat
di kelas SUV listrik
- Paling irit di kondisi kota
2. Penyegaran Ringan (2024) – perubahan
kosmetik & fitur
Mulai
2024, BYD melakukan model year update, bukan generasi baru.
Perubahan
utama:
- Logo belakang
berubah dari “Build Your Dreams” → BYD
- Beberapa pasar
mendapat layar lebih besar (hingga 15,6 inci)
- Desain kecil di
bumper, C-pillar, dan trim interior
- Opsi warna dan
fitur sedikit diperbarui
➡️ Intinya: facelift
ringan (minor update) tanpa perubahan besar pada mesin atau platform.
3. Facelift 2025 (Yuan Plus / Atto 3
facelift)
Di
Tiongkok dan beberapa pasar global, muncul versi yang lebih serius diperbarui.
Perubahan
penting:
- Desain depan
& belakang direvisi (lebih modern, tapi masih familiar)
- Interior
material ditingkatkan
- Sistem ADAS
lebih canggih (DiPilot / God’s Eye pada beberapa versi)
- Wheel design
baru
Namun:
- Platform masih
e-Platform 3.0
- Motor masih FWD
(belum berubah total)
➡️ Ini bisa dianggap “mid-cycle
facelift besar”, bukan generasi baru.
4. Atto 3 Evo (2026) – evolusi besar
(hampir generasi baru)
BYD
Atto 3 Evo adalah lompatan terbesar sejak peluncuran awal.
Perubahan
besar:
- Beralih ke
arsitektur 800V
- Baterai lebih
besar: sekitar 74,8 kWh
- Sistem
penggerak:
- RWD (baru) + opsi AWD
- Tenaga jauh
meningkat (hingga ±450 hp AWD)
- Fast charging
hingga ~220 kW (10–80% ~25 menit)
- Suspensi &
platform diperbarui (handling lebih stabil)
- Tambahan frunk
(bagasi depan)
- Layar 15,6 inci
(lebih modern, tidak selalu rotating)
- Instrument
cluster & HUD baru
- Ruang kabin
& bagasi meningkat
➡️ Ini sudah masuk
kategori “evolusi besar / quasi-generasi baru”, karena arsitektur dan
drivetrain berubah total.
5. Arah Generasi Berikutnya (2026+)
Dari
bocoran terbaru, BYD juga sedang menyiapkan versi yang lebih jauh lagi:
Tren
masa depan Atto 3:
- Desain lebih
besar & wheelbase diperpanjang
- Baterai generasi
lebih baru (range bisa >600 km CLTC)
- Fast charging
lebih ekstrem (hingga ~9–10 menit klaim awal Tiongkok)
- Interior lebih
“clean” (layar terintegrasi, bukan floating)
- Fokus ke
efisiensi + performa + platform global baru
➡️ Ini kemungkinan akan
menjadi generasi kedua penuh Atto 3 jika resmi dirilis global.
Kesimpulan
singkat
- 2022 = generasi awal
(FWD, 60 kWh, e-Platform 3.0)
- 2024 = update minor
- 2025 = facelift
besar (desain + fitur + ADAS)
- 2026 (Evo) = perubahan teknis besar (RWD/AWD, 800V, baterai lebih besar)

















