MENU

Tuesday, 12 May 2026

Mengenal Wuling Cortez: MPV Modern dengan Fitur Premium

Hallo Kawan- kawan kali ini kita coba bahas Wuling Cortex. Sejak pertama hadir di Indonesia pada 2018, Wuling Cortez langsung menarik perhatian pasar MPV nasional. Dengan menawarkan kabin luas, fitur modern, serta harga yang kompetitif, Cortez menjadi salah satu model yang membantu mengubah persepsi masyarakat terhadap mobil asal Tiongkok. Bahkan hingga saat ini, Cortez masih dikenal sebagai MPV nyaman dengan fitur melimpah di kelasnya

Wuling Cortez adalah mobil MPV yang pertama kali diperkenalkan oleh Wuling Motors di Indonesia pada tahun 2018. Kehadirannya menjadi langkah penting bagi Wuling untuk masuk ke pasar MPV menengah yang saat itu didominasi merek Jepang seperti Toyota dan Mitsubishi.

Awal Kemunculan

Wuling resmi meluncurkan Cortez pada Februari 2018 melalui anak perusahaannya di Indonesia, Wuling Motors Indonesia. Nama “Cortez” diambil untuk memberi kesan elegan dan premium. Mobil ini sebenarnya berbasis dari model global Baojun 730 yang dipasarkan di Tiongkok oleh aliansi SAIC-GM-Wuling.

Saat pertama hadir, Cortez menawarkan beberapa fitur yang cukup mewah untuk kelasnya:

  • Captain seat
  • Sunroof
  • Keyless entry
  • Electric parking brake
  • Head unit layar sentuh besar
  • Kabin luas 7–8 penumpang

Hal ini membuat Cortez cepat dikenal sebagai “MPV fitur lengkap dengan harga kompetitif”.

Generasi dan Perkembangan

1. Cortez 1.8 (2018)

Versi awal menggunakan:

Varian:

  • C
  • L (tertinggi)

Mesin:

  • 1.800 cc bensin
  • Manual 6-percepatan
  • i-AMT 5-percepatan

Perbedaan tipe C vs L

Fitur

Tipe C

Tipe L

Headlamp

Projector halogen

Full LED

Sunroof

Tidak ada

Ada

MID digital

Standar

Full color 7 inci

Jok

Semi kulit

Lebih premium

Audio

4 speaker

6 speaker

Airbag

Dual airbag

Tambahan side airbag

Suspensi belakang

Semi independent

Independent suspension

AC Auto

Tidak

Ya

Kelebihan utama Cortez generasi awal:

  • Kabin sangat luas
  • Fitur mewah di kelasnya
  • Sudah ada ESC, TCS, HHC pada tipe tertentu

Kekurangan:

  • Transmisi i-AMT kurang halus
  • Mesin 1.8 terasa agak boros

Namun transmisi i-AMT sempat mendapat kritik karena perpindahan giginya terasa kurang halus.


2. Cortez CT (2019)

Pada 2019, Wuling memperkenalkan:
Wuling Cortez CT

Perubahan utama:

  • Mesin berubah jadi 1.500 cc turbo
  • Tenaga lebih besar
  • i-AMT diganti CVT
  • Interior lebih sporty
  • Smart key + start button

Varian:

  • CT C
  • CT L

Bedanya dibanding Cortez lama:

Fitur

Cortez 1.8 lama

Cortez CT

Mesin

1.8 NA

1.5 Turbo

Transmisi

i-AMT

CVT

Performa

Halus biasa

Lebih responsif

Konsumsi BBM

Sedang-boros

Sedikit lebih efisien

Smart key

Tidak

Ada

Captain seat

Opsional

Standar

Varian CT mulai dianggap “Cortez terbaik” karena kombinasi turbo + CVT jauh lebih nyaman. Banyak reviewer waktu itu menyebut ini titik balik Wuling di Indonesia. Varian ini jauh lebih diterima pasar karena kenyamanan berkendara meningkat signifikan.


3. Cortez CT Type S (2020)

Wuling Cortez CT Type S diperkenalkan sebagai versi lebih murah.

Fokus:

  • Harga lebih terjangkau
  • Tetap pakai mesin turbo

Yang dipangkas:

  • Sunroof hilang
  • Interior lebih sederhana
  • Beberapa fitur premium dihapus
  • Material kabin lebih basic

Yang tetap dipertahankan:

  • Mesin turbo
  • CVT
  • Kabin luas
  • Captain seat pada beberapa tipe

Type S jadi favorit fleet dan keluarga karena value for money tinggi.


4. New Cortez & Cortez CE (2021–2022)

Wuling melakukan facelift:

  • Desain grille baru
  • Dashboard digital modern
  • Fitur internet kendaraan (Wuling Indonesian Command/WIND)
  • Voice command bahasa Indonesia
  • Material interior lebih baik
  • Head unit diperbarui
  • Fitur kenyamanan bertambah
  • Penyempurnaan software CVT
  • Sudah turbo CVT
  • Penyakit awal sudah banyak diperbaiki

Teknologi voice command menjadi salah satu ciri khas Wuling di Indonesia.

Untuk Varian nya sebagai berikut :

  • Wuling New Cortez CE
  • Wuling New Cortez EX

Upgrade besar:

  • Logo silver Wuling baru
  • Dashboard modern
  • Full digital cluster
  • Internet of Vehicle (IoV)
  • WIND (voice command Indonesia)

Perbedaan CE vs EX

Fitur

CE

EX

ADAS

Tidak

Ada

Adaptive Cruise

Tidak

Ada

Sunroof

Tidak

Ada

Camera

Standar

360 camera

Captain seat

Ada

Ada

Interior

Bagus

Lebih premium

Fitur baru penting:

  • Voice command bahasa Indonesia
  • Remote control via aplikasi
  • ADAS lengkap di EX

ADAS pada EX meliputi:

  • Adaptive Cruise Control
  • Lane Departure Warning
  • Automatic Emergency Braking

Pada masa itu fitur seperti ini masih jarang di MPV harga 300 jutaan

Interior Wuling Cortez


5. Cortez Facelift Terbaru

Versi terbaru mendapat:

  • Advanced Driver Assistance System (ADAS)
  • Interior dual-tone
  • Fitur keselamatan lebih lengkap
  • Tampilan lebih modern

Fitur ADAS termasuk:

  • Adaptive Cruise Control
  • Lane Departure Warning
  • Automatic Emergency Braking

Fitur seperti ini sebelumnya jarang ditemukan di MPV dengan harga serupa.

Struktur tipe modern:

Tipe

Posisi

Cortez S

Entry

Cortez CE

Mid

Cortez EX

Tertinggi

Ringkasan Evolusi Cortez

Tahun

Perubahan Besar

2018

Launch mesin 1.8 + i-AMT

2019

Turbo + CVT hadir

2020

Type S murah muncul

2021

Penyempurnaan minor

2022

Facelift besar + ADAS + IoV

2023–2025

Penyempurnaan fitur

Rekomendasi Cortez Bekas Terbaik

Paling worth it:

  • Wuling Cortez CT 2019
    • Turbo + CVT
    • Harga bekas jatuh
    • Fitur lengkap

Paling aman:

  • Wuling New Cortez EX
    • ADAS lengkap
    • Interior modern
    • Kualitas paling matang

Paling murah:

  • Wuling Cortez CT Type S
    • Fitur cukup
    • Mesin bagus
    • Harga bekas menarik

Menurut komunitas pengguna di Reddit dan forum Indonesia, kelebihan Cortez paling terasa di kenyamanan, fitur, dan kabin luas. Kekurangan yang paling sering disebut adalah depresiasi harga bekas dan ketersediaan spare part tertentu dibanding merek Jepang

Oh yak awan-kawan Wuling Cortez memakai sistem penggerak FWD (Front Wheel Drive) atau penggerak roda depan. Artinya tenaga mesin disalurkan ke roda depan untuk menggerakkan mobil.


Perbandingan konsumsi BBM tiap generasi Cortez

Model Cortez

Mesin

Dalam Kota

Luar Kota/Tol

Karakter

Cortez 1.8 i-AMT (2018)

1.8 NA

7–10 km/l

11–13 km/l

Paling boros

Cortez CT Turbo CVT (2019)

1.5 Turbo

8–10 km/l

12–14 km/l

Lebih efisien

New Cortez EX (2022+)

1.5 Turbo

10–11 km/l

13–14 km/l

Paling matang

Cortez manual

1.5 Turbo MT

10–12 km/l

14–16 km/l

Paling irit

Data pengujian media:

  • New Cortez mencatat sekitar 10,2 km/l dalam kota dan 13,2 km/l luar kota.
  • Cortez 1.8 generasi awal sekitar 11,2 km/l kombinasi kota dan tol.
  • Beberapa pengujian independen Cortez CT CVT menunjukkan konsumsi kombinasi sekitar 9,5 km/l.

Kenapa Cortez terasa agak boros?

Ada beberapa penyebab utama:

1. Bobot besar

Bobot kosongnya mendekati:

  • 1,5 ton.

Untuk MPV keluarga ini cukup berat.


2. Mesin turbo torsi besar

Mesin turbo 250 Nm sangat enak buat:

  • tanjakan,
  • isi penuh,
  • tol.

Tapi saat sering stop-and-go:

  • turbo lebih banyak minum bensin.

3. Setting CVT comfort-oriented

Transmisi CVT Cortez dibuat halus dan nyaman, bukan super irit.

Beberapa owner juga bilang:

  • engine brake cukup agresif,
  • mobil kurang “gliding” saat pelan,
    yang bikin konsumsi kota naik.

Dibanding rival

Mobil

Dalam Kota

Tol/Luar Kota

Wuling Cortez

8–10 km/l

12–14 km/l

Toyota Kijang Innova Reborn Diesel

10–13 km/l

14–17 km/l

Mitsubishi Xpander

10–13 km/l

15–18 km/l

Honda BR-V

11–14 km/l

16–19 km/l

Nissan Serena

7–9 km/l

10–13 km/l

Jadi posisi Cortez:

  • lebih boros dari Xpander/BR-V,
  • mirip Serena,
  • tapi masih wajar untuk MPV besar turbo.

Pengaruh gaya berkendara besar banget

Owner Cortez sering bilang:

  • kalau stabil 80–100 km/jam → irit,
  • kalau macet Jakarta → boros.

Banyak user melaporkan:

  • 1:6–1:8 saat macet berat,
  • 1:13–1:14 saat tol santai.

BBM yang cocok

Untuk mesin turbo Cortez:

  • minimal RON 92.

Kalau pakai oktan rendah:

  • tenaga turun,
  • konsumsi lebih boros,
  • turbo kurang optimal.

Kesimpulan

Kalau fokus utama:

  • irit BBM → Xpander/BR-V lebih unggul.

Kalau fokus:

  • kenyamanan,
  • fitur,
  • tenaga,
  • kabin lega,
    maka Cortez masih sangat menarik.

Versi yang paling balance biasanya dianggap:

  • Cortez CT Turbo CVT 2021 ke atas,
    karena:
  • CVT lebih matang,
  • software lebih baik,
  • konsumsi lebih stabil,
  • fitur sudah lengkap

 

 Posisi di Pasar Indonesia

Wuling Cortez diposisikan sebagai rival:

  • Toyota Kijang Innova
  • Mitsubishi Xpander
  • Nissan Serena (untuk varian captain seat tertentu)

Keunggulan utama Cortez:

  • Harga lebih murah
  • Fitur sangat lengkap
  • Kabin luas
  • Kenyamanan tinggi

Sedangkan tantangannya:

  • Persepsi merek Tiongkok
  • Nilai jual kembali belum sekuat merek Jepang
  • Jaringan servis awalnya masih berkembang

Fakta Menarik

  • Cortez menjadi salah satu model yang membantu Wuling dikenal luas di Indonesia.
  • Banyak pengguna menyebutnya “Innova rasa Alphard” karena fitur dan kenyamanannya.
  • Produksi untuk pasar Indonesia dilakukan di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.

Dengan berbagai pembaruan yang terus dilakukan, Wuling Cortez berhasil menunjukkan dirinya sebagai salah satu MPV modern yang menawarkan kenyamanan, teknologi, dan fitur lengkap dengan harga kompetitif. Kehadirannya juga menjadi bukti berkembangnya persaingan otomotif di Indonesia

Nah kawan-kawan kurang lebih seperti itulah pembahasan untuk Wuling Cortez yak awan-kawan…Terima kasih