MENU

Friday, 3 July 2026

Review Chevrolet Captiva Bekas: Apakah Masih Layak Dibeli?

Suhandana Media

Suhandana Media

Hallo Kawan Sobat Blogger ..... kali ini saya akan coba bahas mengenai Chevrolet Trailblazer ya kawan sobat blogger....

Chevrolet Captiva adalah SUV yang diproduksi oleh General Motors dan dikenal sebagai salah satu pilihan mobil keluarga yang menawarkan kabin luas, kenyamanan berkendara, serta pilihan mesin bensin dan diesel di berbagai pasar.

Chevrolet Captiva menjadi salah satu SUV yang cukup dikenal di Indonesia karena menawarkan kombinasi antara kenyamanan, ruang kabin yang lega, dan pilihan mesin yang cukup bervariasi untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.

Sejarah Chevrolet Chevrolet Captiva cukup unik karena nama "Captiva" dipakai untuk beberapa kendaraan yang berbeda, tergantung pasar dan periode penjualannya. Berikut ringkasan dari generasi ke generasi.

Generasi Pertama (2006–2018)

Chevrolet Captiva

  • Diluncurkan pertama kali pada tahun 2006.
  • Dikembangkan oleh GM Daewoo di bawah naungan General Motors.
  • Menggunakan platform Theta.
  • Dijual sebagai SUV kompak hingga menengah dengan konfigurasi 5 atau 7 penumpang.
  • Di beberapa negara juga dipasarkan sebagai:
    • Opel Antara
    • Holden Captiva
    • Saturn Vue (Amerika Utara, dengan perbedaan desain).

Generasi ini merupakan hasil kolaborasi global dalam grup General Motors. Jadi:

  • Merek Amerika.
  • Direkayasa terutama oleh tim di Korea Selatan.
  • Diproduksi di Korea Selatan.
  • Dijual di berbagai belahan dunia.

Jadi sebenarnya Chevrolet Captiva tidak sepenuhnya mobil Eropa, meskipun memiliki keterkaitan dengan merek dan pasar Eropa ya sobat Blogger….

Suhandana Media

Pilihan mesin

  • Bensin 2.4L
  • V6 3.0L dan 3.2L
  • Diesel 2.0L serta 2.2L turbo

Facelift

  • 2011: Desain depan dan belakang diperbarui, interior lebih modern, mesin dan transmisi ditingkatkan.
  • 2016: Penyegaran ringan pada grille, bumper, dan fitur.

Model inilah yang paling dikenal di Indonesia. PT General Motors Indonesia memasarkannya sebagai SUV keluarga bermesin diesel maupun bensin.

Sistem Penggerak Generasi Pertama :

Generasi pertama memiliki dua sistem penggerak:

1. Front-Wheel Drive (FWD)

  • Tenaga mesin disalurkan ke roda depan.
  • Lebih ringan dan hemat bahan bakar.
  • Menjadi pilihan untuk sebagian besar varian bermesin 2.4L bensin.

2. All-Wheel Drive (AWD) On-Demand

  • Digunakan pada varian tertentu, terutama mesin V6 dan beberapa varian diesel di pasar tertentu.
  • Sistem ini dikembangkan menggunakan kopling elektronik (electronic multi-plate clutch), yang dalam kondisi normal mengirim hampir seluruh tenaga ke roda depan.
  • Ketika roda depan kehilangan traksi, sistem secara otomatis mengalihkan sebagian tenaga ke roda belakang.
  • Pengemudi tidak perlu mengaktifkan AWD secara manual karena semuanya dikendalikan oleh komputer kendaraan.

Karakteristik AWD Captiva:

  • Cocok untuk jalan licin, hujan, atau medan ringan.
  • Bukan sistem 4WD dengan transfer case dan low range, sehingga tidak dirancang untuk off-road berat.

Konsumsi BBM Generasi Kedua :

2.4L bensin

  • Mesin cukup bertenaga, tetapi bobot Captiva yang mencapai sekitar 1,7–1,9 ton membuat konsumsi BBM tergolong boros.
  • Cocok menggunakan bensin beroktan sesuai rekomendasi pabrikan untuk performa dan efisiensi yang optimal.

2.0L diesel

  • Menjadi favorit di banyak pasar, termasuk Indonesia.
  • Torsi besar pada putaran rendah membuatnya lebih hemat saat membawa penumpang penuh atau di jalan menanjak.
  • Di jalan tol dengan kecepatan stabil, konsumsi bisa mendekati 16 km/l.

2.2L diesel (facelift)

  • Lebih bertenaga sekaligus lebih efisien dibanding mesin diesel 2.0L.
  • Dipadukan dengan transmisi otomatis 6-percepatan yang membantu menjaga putaran mesin tetap rendah saat melaju di kecepatan tinggi.


Generasi Kedua (2019–sekarang)

Chevrolet Captiva

Pada 2019, Chevrolet memperkenalkan Captiva generasi baru, tetapi sebenarnya bukan penerus langsung generasi pertama.

Mobil ini merupakan hasil rebadge dari:

  • Baojun 530

Baojun sendiri adalah merek yang dimiliki oleh usaha patungan antara:

  • SAIC-GM-Wuling.

Generasi kedua ini bahkan lebih jauh dari identitas Eropa karena:

  • berbasis Baojun 530,
  • dikembangkan oleh SAIC-GM-Wuling di Tiongkok,
  • hanya menggunakan merek Chevrolet untuk pemasaran di sejumlah negara.

Suhandana Media

Perubahan utamanya meliputi:

  • Platform baru.
  • Desain lebih modern.
  • Tersedia dalam konfigurasi 5, 6, atau 7 kursi.
  • Mesin umumnya 1.5L turbo bensin dengan transmisi manual atau CVT.
  • Fokus pada efisiensi bahan bakar dan fitur teknologi.

Generasi ini dijual di banyak negara berkembang seperti:

  • Thailand
  • Chile
  • Mexico
  • beberapa negara di Timur Tengah dan Amerika Selatan.

Namun, model ini tidak pernah dipasarkan secara resmi di Indonesia.

Sistem Penggerak Generasi Kedua :

Generasi kedua berbasis Baojun 530 hanya menggunakan:

Front-Wheel Drive (FWD)

Alasannya antara lain:

  • Platform memang dirancang untuk FWD.
  • Mengurangi bobot kendaraan.
  • Menekan biaya produksi.
  • Meningkatkan efisiensi bahan bakar.
  • Menyasar penggunaan harian di perkotaan dan jalan raya.

Tidak ada varian AWD maupun 4WD pada Captiva generasi kedua.

Konsumsi BBM Generasi Kedua :

Generasi kedua menggunakan mesin 1.5L turbo bensin.

  • Kapasitas mesin lebih kecil membantu efisiensi dibanding Captiva 2.4L generasi pertama.
  • Konsumsi BBM umumnya lebih baik untuk penggunaan harian, meski saat turbo sering bekerja (misalnya saat akselerasi atau membawa beban penuh), konsumsi dapat meningkat.

Jika dibandingkan

Paling irit

  1. Captiva 2.2L diesel
  2. Captiva 2.0L diesel
  3. Captiva generasi kedua 1.5 turbo
  4. Captiva 2.4L bensin
  5. Captiva V6

Suhandana Media

Perbandingan kedua generasi

Aspek

Generasi 1 (2006–2018)

Generasi 2 (2019–sekarang)

Asal pengembangan

GM Daewoo (Korea Selatan)

SAIC-GM-Wuling (Tiongkok)

Platform

GM Theta

Platform Baojun 530

Karakter

SUV global GM

Rebadge Baojun 530

Mesin utama

2.4L bensin, V6, 2.0/2.2 diesel

1.5L turbo bensin

Penggerak

FWD/AWD

Umumnya FWD

Dijual di Indonesia

Ya

Tidak

Kesimpulan

Nama Chevrolet Captiva mencakup dua model yang sangat berbeda:

  • Captiva 2006–2018 adalah SUV global hasil pengembangan GM yang terkenal dengan pilihan mesin diesel dan sistem AWD di beberapa varian.
  • Captiva 2019–sekarang adalah SUV berbasis Baojun 530 yang menggunakan strategi rebadge Chevrolet untuk pasar tertentu, dengan fokus pada efisiensi, fitur modern, dan harga yang kompetitif.

Sistem Penggerak :

Sistem penggerak Chevrolet Captiva berubah cukup signifikan dari generasi pertama ke generasi kedua.

Generasi

Penggerak

Keterangan

2006–2018 (C100/C140)

FWD dan AWD

Tersedia pilihan penggerak roda depan maupun semua roda.

2019–sekarang (CN202S)

FWD

Hanya menggunakan penggerak roda depan.

  • Generasi pertama (2006–2018): tersedia FWD dan AWD on-demand, tergantung varian dan pasar.
  • Generasi kedua (2019–sekarang): hanya tersedia FWD.
  • Tidak ada generasi Chevrolet Captiva yang menggunakan sistem 4WD sejati seperti yang umum ditemukan pada SUV ladder-frame atau kendaraan off-road.

Suhandana Media

Konsumsi BBM :

Konsumsi BBM Chevrolet Captiva bervariasi tergantung generasi, jenis mesin, transmisi, dan kondisi penggunaan. Berikut kisaran konsumsi yang umum dilaporkan dalam penggunaan nyata (real-world), bukan hanya angka uji laboratorium.

Generasi

Mesin

Dalam kota

Luar kota/Tol

Kombinasi

2006–2018

2.4L bensin

6–8 km/l

10–12 km/l

8–10 km/l

2006–2018

3.0L/3.2L V6

5–7 km/l

8–10 km/l

6–8 km/l

2006–2018

2.0L diesel

9–11 km/l

14–16 km/l

11–13 km/l

2006–2018

2.2L diesel

10–12 km/l

15–18 km/l

12–14 km/l

2019–sekarang

1.5L turbo bensin

9–11 km/l

14–17 km/l

11–13 km/l

 Dalam konteks Indonesia

Di pasar Indonesia, varian yang paling dikenal adalah:

  • Captiva 2.0 VCDi diesel (2008–2011): sekitar 9–11 km/l di dalam kota dan 14–16 km/l di jalan tol.
  • Captiva 2.4 bensin: sekitar 6–8 km/l di dalam kota dan 10–12 km/l di jalan tol.

Perlu diingat bahwa angka-angka tersebut merupakan kisaran. Faktor seperti kemacetan, gaya mengemudi, kondisi kendaraan, tekanan ban, kualitas bahan bakar, dan beban kendaraan dapat membuat konsumsi BBM berbeda cukup jauh dari satu pengguna ke pengguna lainnya.

Suhandana Media

Secara keseluruhan, Chevrolet Captiva masih menjadi salah satu SUV yang menarik untuk dipertimbangkan, terutama bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan dengan kabin luas, kenyamanan berkendara, dan pilihan mesin yang beragam sesuai generasinya.

Dari pembahasan di atas kawan sobat blogger…….., Chevrolet Captiva dapat disimpulkan sebagai SUV yang memiliki perkembangan menarik dari generasi ke generasi, dengan kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kondisi penggunaan.

Ok kawan Sobat Blogger….kurang lebih gitulah ya mengenai artikel Honda Brio ya kawan sobat Blogger …….Terima kasih.

Kalau mau brosur dari  Chevrolet Captiva ini klik aja dibawah sini kawan sobat blogger ya.... 

Brosur  Chevrolet Captiva

Suhandana Media


No comments: