Di
pasar mobil hatchback Indonesia, Suzuki Splash
dikenal sebagai mobil yang nyaman, irit bahan bakar, dan memiliki biaya
perawatan yang relatif terjangkau. Meski ukurannya kompak, Suzuki Splash
menawarkan ruang kabin yang cukup lega sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan
harian maupun perjalanan bersama keluarga kecil.
Suzuki Splash merupakan mobil hatchback kecil buatan Suzuki yang diperkenalkan pertama kali secara
global pada tahun 2008. Mobil ini dikembangkan sebagai city car yang
mengutamakan desain kompak, posisi duduk tinggi, serta kenyamanan untuk
penggunaan harian di perkotaan.
Splash lahir dari kerja sama Suzuki dengan Opel, di mana mobil ini juga dijual dengan nama
Opel/Vauxhall Agila di pasar Eropa. Dibanding hatchback kecil lainnya pada
masanya, Suzuki Splash memiliki bentuk bodi yang lebih tinggi sehingga kabinnya
terasa lebih lega.
Di Indonesia, Suzuki Splash mulai dipasarkan
sekitar tahun 2010 dan masuk ke segmen hatchback perkotaan. Mobil ini cukup
dikenal karena kenyamanan suspensi, kabin lega, serta konsumsi BBM yang relatif
irit. Splash juga menjadi alternatif bagi konsumen yang menginginkan mobil
kecil namun tetap nyaman untuk keluarga kecil.
Generasi Pertama (2008–2014 Global / Indonesia
hingga sekitar 2016)
Generasi pertama menjadi satu-satunya generasi Suzuki Splash secara
global. Mobil ini menggunakan platform city car kompak dengan desain tinggi
khas mini MPV kecil.
Ciri khas:
- Desain mungil namun kabin cukup lega
- Posisi duduk lebih tinggi dibanding hatchback biasa
- Suspensi nyaman untuk jalan perkotaan
- Radius putar kecil sehingga mudah dipakai di kota
Mesin di Indonesia:
- Mesin 1.2L bensin 4 silinder
- Transmisi manual 5 percepatan atau otomatis 4 percepatan
Suzuki Splash menggunakan sistem penggerak FWD (Front Wheel Drive)
atau penggerak roda depan.
Penjelasan Sistem Penggeraknya
Pada sistem FWD:
- Mesin berada di depan
- Tenaga mesin disalurkan ke roda depan
- Roda depan berfungsi untuk menarik sekaligus mengarahkan mobil
Sistem ini umum dipakai pada mobil hatchback dan city car karena:
- Lebih irit bahan bakar
- Kabin lebih lega
- Biaya produksi dan perawatan lebih murah
- Stabil dan nyaman untuk jalan perkotaan
Karena memakai FWD, Splash lebih cocok untuk:
- Pemakaian harian
- Jalan kota
- Kemacetan
- Perjalanan keluarga kecil
Namun mobil ini bukan tipe penggerak belakang (RWD) atau 4WD sehingga bukan untuk medan berat atau off-road
Facelift
Sekitar tahun 2012–2013, Suzuki Splash mendapat penyegaran berupa:
- Desain bumper baru
- Grill depan berbeda
- Penyempurnaan interior
- Beberapa fitur tambahan
Perkiraan Konsumsi BBM
Transmisi Manual
- Dalam kota: sekitar 12–15 km/l
- Luar kota: sekitar 16–20 km/l
Transmisi Otomatis
- Dalam kota: sekitar 10–13 km/l
- Luar kota: sekitar 15–18 km/l
Konsumsi BBM bisa berbeda tergantung:
- Kondisi jalan dan kemacetan
- Cara mengemudi
- Kondisi mesin
- Beban penumpang
- Penggunaan AC
Faktor yang Membuat Splash Cukup Irit
Suzuki Splash memakai:
- Mesin 1.2L yang ringan
- Bobot mobil relatif kecil
- Sistem penggerak FWD
- Ukuran bodi kompak
Karena itu mobil ini cukup cocok untuk:
- Pemakaian harian
- Antar jemput
- Perjalanan dalam kota
- Pengguna yang mencari biaya operasional rendah
Untuk bahan bakar, mayoritas pengguna memakai bensin RON 90–92 seperti Pertalite atau Pertamax, meski penggunaan BBM dengan oktan lebih baik biasanya membuat mesin terasa lebih halus.
Akhir Produksi
Produksi Suzuki Splash mulai dihentikan di berbagai negara sekitar tahun
2014–2015. Di Indonesia, model ini kemudian perlahan digantikan oleh hatchback
Suzuki lain seperti:
- Suzuki Baleno
- Suzuki Ignis
Walaupun sudah tidak diproduksi, Suzuki Splash masih cukup diminati di
pasar mobil bekas karena dikenal nyaman, irit, dan biaya perawatan yang relatif
terjangkau
Meski sudah
tidak diproduksi lagi, Suzuki Splash tetap
memiliki daya tarik di pasar mobil bekas Indonesia. Kenyamanan berkendara,
biaya perawatan yang cukup terjangkau, dan ukuran bodi yang praktis menjadi
alasan mengapa mobil ini masih diminati hingga sekarang.
Ok kawan-kawan
itulah penjelasan Suzuki splash ya kawan-kawan, Terima kasih





No comments:
Post a Comment