MENU

Wednesday, 1 July 2026

Evolusi Nissan Navara dari Dulu hingga Sekarang

Hai Sobat Blogger….untuk kali ini saya akan coba bahas mengenai mobil Nissan Navara ya kawan sobat Blogger ….

Nissan Navara merupakan salah satu kendaraan pikap yang telah menjadi bagian penting dalam jajaran produk Nissan selama puluhan tahun. Dikenal karena menggabungkan kemampuan angkut, ketangguhan di berbagai medan, serta kenyamanan berkendara, Navara telah mengalami berbagai perubahan sejak kemunculan generasi pertamanya pada pertengahan 1980-an.

Setiap generasi Nissan Navara menghadirkan pembaruan pada desain, teknologi mesin, sistem penggerak, fitur keselamatan, hingga efisiensi bahan bakar. Perkembangan tersebut membuat Navara tidak hanya digunakan sebagai kendaraan niaga, tetapi juga menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan serbaguna untuk aktivitas sehari-hari, perjalanan jarak jauh, maupun kegiatan di medan off-road.

Dalam artikel ini, Anda akan menemukan ulasan lengkap mengenai sejarah Nissan Navara dari generasi ke generasi, termasuk perkembangan desain, pilihan mesin, sistem penggerak 4WD, konsumsi bahan bakar, serta perubahan teknologi yang menjadikannya salah satu pikap paling dikenal di pasar global.

Sejarah Nissan Navara mencerminkan evolusi pikap Nissan dari kendaraan kerja sederhana menjadi pikap modern yang juga nyaman untuk penggunaan sehari-hari. Nama "Navara" digunakan di banyak pasar internasional, sementara di beberapa negara model yang sama dipasarkan sebagai Nissan Frontier (berbeda dengan Frontier khusus Amerika Utara pada generasi tertentu).

Berikut perjalanan setiap generasinya:

Generasi pertama (D21) – 1985–1997

Nissan D21

  • Dikenal sebagai Hardbody karena desain bodinya yang kokoh.
  • Menggantikan seri 720.
  • Menggunakan sasis ladder frame.
  • Pilihan kabin:
    • Single Cab
    • King Cab (extended cab)
  • Mesin bensin dan diesel 4 silinder serta V6 di beberapa pasar.
  • Terkenal karena ketangguhan dan biaya perawatan yang relatif rendah.

Ciri khas:

  • Desain kotak dengan garis tegas.
  • Fokus sebagai kendaraan niaga dan off-road.

Sistem Penggerak Generasi Pertama :

Sistem yang digunakan sangat sederhana dan mekanis.

Mode penggerak:

  • 2H – roda belakang (RWD) untuk jalan biasa.
  • 4H – penggerak empat roda untuk jalan licin atau tanah.
  • 4L – rasio gigi rendah untuk medan berat.

Karakteristik:

  • Tuas transfer case berada di lantai kabin.
  • Pada banyak varian, pengemudi harus turun untuk mengunci hub roda depan secara manual sebelum menggunakan 4WD.
  • Sangat andal dan mudah dirawat.

Konsumis BBM Generasi Pertama :

Mesin diesel generasi ini masih menggunakan teknologi injeksi mekanis tanpa common rail.

Konsumsi rata-rata:

  • Kota: sekitar 8–10 km/l
  • Tol/jalan luar kota: sekitar 10–11 km/l

Kelebihan:

  • Toleran terhadap kualitas solar.
  • Mesin sederhana dan mudah dirawat.

Kekurangan:

  • Efisiensi kalah dibanding mesin diesel modern.
  • Performa relatif terbatas.


Generasi kedua (D22) – 1997–2014 (tergantung negara)

Nissan D22

  • Mulai menggunakan nama Navara di banyak negara.
  • Produksi berlangsung sangat lama karena permintaan tinggi di pasar berkembang.
  • Interior lebih nyaman dibanding D21.
  • Muncul varian Double Cab yang semakin populer.

Pilihan mesin:

  • 2.4 bensin
  • 2.5 diesel
  • 3.0 diesel (beberapa negara)
  • V6 bensin untuk pasar tertentu

Keunggulan:

  • Sangat tangguh.
  • Banyak digunakan untuk pertambangan, perkebunan, dan konstruksi.
Sistem Penggerak Generasi Kedua :

D22 masih menggunakan sistem part-time 4WD, tetapi lebih praktis.

Perkembangan:

  • Hub roda depan otomatis (automatic locking hub) tersedia pada beberapa model.
  • Sebagian varian memakai transfer case elektrik yang dioperasikan melalui tombol atau sakelar.
  • Tetap memiliki mode 2H, 4H, dan 4L.

Kemampuan off-road meningkat berkat:

  • Ground clearance lebih baik.
  • Rasio low range yang cocok untuk tanjakan curam.
  • Opsi diferensial belakang limited-slip (LSD) di beberapa pasar.

Konsumsi BBM Generasi Kedua :

Pada generasi ini, efisiensi meningkat berkat hadirnya mesin diesel dengan turbo dan, di banyak pasar, teknologi common rail.

Konsumsi rata-rata:

  • Kota: sekitar 9–11 km/l
  • Tol: sekitar 12–13 km/l

Faktor yang membantu efisiensi:

  • Mesin lebih bertenaga sehingga tidak perlu bekerja terlalu keras.
  • Aerodinamika sedikit lebih baik.
  • Rasio transmisi yang lebih modern.

Generasi ketiga (D40) – 2004–2015

Nissan Navara D40

Ini merupakan lompatan besar.

Perubahan utama:

  • Platform baru berbagi dasar dengan Nissan Pathfinder.
  • Dimensi lebih besar.
  • Kabin jauh lebih nyaman.
  • Suspensi lebih baik.

Pilihan mesin:

  • 2.5 dCi turbo diesel
  • 3.0 V6 diesel
  • 4.0 V6 bensin (beberapa pasar)

Fitur:

  • Transmisi manual dan otomatis.
  • Penggerak 4x2 dan 4x4.
  • Sistem penggerak empat roda shift-on-the-fly pada beberapa varian.

Kelebihan:

  • Salah satu pikap pertama yang terasa mendekati SUV dalam kenyamanan.
Sistem Penggerak Generasi Ketiga :

Inilah perubahan terbesar pada sistem penggerak Navara.

Fitur baru:

  • Kenop putar elektronik menggantikan tuas transfer case pada banyak varian.
  • Pengemudi dapat berpindah dari 2H ke 4H saat kendaraan melaju (shift-on-the-fly), umumnya hingga kecepatan sekitar 100 km/jam sesuai spesifikasi pasar.
  • 4LO tetap harus dipilih saat kendaraan berhenti atau hampir berhenti dengan transmisi pada posisi yang sesuai.

Mode:

  • 2H
  • 4H
  • 4LO

Beberapa varian juga dilengkapi:

  • Limited Slip Differential (LSD) belakang.
  • Sistem kontrol traksi yang membantu menjaga cengkeraman.

Konsumsi BBM Generasi Ketiga :

D40 memiliki bodi yang lebih besar dan bobot lebih berat, sehingga konsumsi BBM tidak selalu lebih hemat dibanding D22.

Mesin 2.5 dCi:

  • Kota: sekitar 8–10 km/l
  • Tol: sekitar 11–12 km/l

Mesin 3.0 V6 diesel:

  • Kota: sekitar 7–9 km/l
  • Tol: sekitar 10–11 km/l

Meskipun lebih boros, D40 menawarkan:

  • Tenaga dan torsi lebih besar.
  • Kenyamanan berkendara yang meningkat.
  • Kapasitas angkut dan towing yang lebih baik.


Generasi keempat (D23/NP300 Navara) – 2014–sekarang

Nissan Navara (D23)

Generasi ini dikenal sebagai NP300 Navara di banyak negara.

Perubahan besar:

  • Desain lebih modern.
  • Interior menyerupai SUV Nissan.
  • Teknologi keselamatan meningkat.
  • Efisiensi bahan bakar lebih baik.

Mesin:

  • 2.3 dCi turbo diesel
  • Single Turbo
  • Twin Turbo
  • Beberapa pasar tetap mendapat mesin bensin.

Salah satu inovasi terbesar:

  • Suspensi belakang multi-link pada varian Double Cab, menggantikan per daun (leaf spring), sehingga kenyamanan berkendara meningkat tanpa menghilangkan kemampuan angkut secara signifikan.

Fitur modern:

  • Kamera 360°
  • Hill Descent Control
  • Hill Start Assist
  • Autonomous Emergency Braking (di beberapa pasar)
  • Nissan Intelligent Mobility pada varian tertentu

Facelift penting D23

Facelift 2020

  • Gril depan lebih besar.
  • Lampu LED baru.
  • Velg baru.
  • Suspensi disempurnakan.
  • Kapasitas towing meningkat di beberapa pasar.
  • Interior lebih modern.

Sistem Penggerak Generasi Keempat :

Sistem 4WD menjadi lebih pintar karena terintegrasi dengan berbagai sistem elektronik.

Mode:

  • 2H
  • 4H
  • 4LO

Fitur tambahan pada varian tertentu:

  • Electronic Locking Rear Differential, yang mengunci diferensial belakang agar kedua roda belakang berputar bersama saat traksi sangat rendah.
  • Hill Descent Control, membantu menjaga kecepatan saat menuruni lereng curam.
  • Hill Start Assist, mencegah kendaraan mundur ketika mulai bergerak di tanjakan.
  • Integrasi dengan sistem kontrol stabilitas dan kontrol traksi.

Meski lebih canggih, D23 tetap menggunakan part-time 4WD. Artinya, mode 4H dan 4LO sebaiknya digunakan di permukaan yang licin atau tidak bertraksi tinggi, bukan terus-menerus di jalan aspal kering, karena transfer case tidak memiliki diferensial tengah.

Konsumsi BBM Generasi Keempat :

Generasi ini menjadi yang paling efisien berkat mesin 2.3 dCi berkapasitas lebih kecil dengan turbo yang lebih modern.

Mesin 2.3 Single Turbo:

  • Kota: sekitar 11–12 km/l
  • Tol: sekitar 14–15 km/l

Mesin 2.3 Twin Turbo:

  • Kota: sekitar 10–12 km/l
  • Tol: sekitar 13–15 km/l

Faktor yang meningkatkan efisiensi:

  • Kapasitas mesin lebih kecil.
  • Sistem common rail bertekanan tinggi.
  • Turbo yang lebih efisien.
  • Pengendalian mesin elektronik yang lebih canggih.
  • Pada beberapa pasar, tersedia transmisi otomatis 7-percepatan yang membantu menjaga putaran mesin tetap rendah saat melaju di jalan tol.


Di Indonesia

Navara masuk ke Indonesia dalam beberapa generasi:

  • Navara D22 – lebih dikenal sebagai pikap kerja.
  • Navara D40 – mulai populer sebagai kendaraan pribadi dan hobi.
  • NP300 Navara D23 – hadir dengan fitur lebih lengkap, bersaing dengan:
    • Toyota Hilux
    • Mitsubishi Triton
    • Ford Ranger
    • Isuzu D-Max

Ringkasan generasi

Generasi

Kode

Tahun

Karakter utama

1

D21

1985–1997

Hardbody, sangat tangguh, desain sederhana

2

D22

1997–2014*

Mulai memakai nama Navara, populer di pasar berkembang

3

D40

2004–2015

Lebih besar, lebih nyaman, platform baru

4

D23 (NP300)

2014–sekarang

Modern, fitur keselamatan lengkap, suspensi belakang multi-link pada Double Cab

* Masa produksi D22 berbeda-beda menurut negara; di beberapa pasar produksinya berlanjut cukup lama bersamaan dengan generasi yang lebih baru. Hingga pertengahan 2026, Nissan belum meluncurkan generasi global yang sepenuhnya baru sebagai pengganti D23, meskipun model ini telah menerima beberapa pembaruan di berbagai pasar.

Sistem penggerak : 

Evolusi sistem penggerak

  • D21: Fokus pada kesederhanaan dan keandalan mekanis.
  • D22: Lebih praktis dengan opsi hub otomatis dan pengoperasian elektrik.
  • D40: Peralihan ke sistem elektronik dengan kemampuan shift-on-the-fly.
  • D23: Integrasi penuh dengan fitur bantuan berkendara dan peningkatan kemampuan off-road melalui diferensial belakang yang dapat dikunci pada varian tertentu.

Meskipun teknologi berkembang, satu hal yang tetap konsisten adalah penggunaan sistem penggerak empat roda part-time dengan transfer case dua tingkat (high dan low range), yang menjadi ciri khas Navara untuk menjaga kombinasi kemampuan off-road, daya angkut, dan ketahanan dalam penggunaan berat.

Konsumsi bahan bakar Nissan Navara :

Generasi

Tahun

Mesin umum

Konsumsi rata-rata

Nissan D21

1985–1997

2.5D, 2.7D, bensin

8–11 km/l

Nissan D22

1997–2014

2.5 Di, 2.5 dCi

9–13 km/l

Nissan Navara D40

2004–2015

2.5 dCi, 3.0 V6 dCi

9–12 km/l

Nissan Navara (D23)

2014–sekarang

2.3 dCi Single/Twin Turbo

11–15 km/l

Faktor yang paling memengaruhi konsumsi BBM Navara

  • Sistem penggerak: Varian 4x4 umumnya lebih boros daripada 4x2 karena bobot dan komponen tambahan.
  • Transmisi: Rasio gigi dan jumlah percepatan memengaruhi efisiensi, terutama saat melaju konstan.
  • Beban: Membawa muatan berat atau menarik trailer dapat meningkatkan konsumsi secara signifikan.
  • Gaya mengemudi: Akselerasi agresif dan kecepatan tinggi akan mengurangi efisiensi.
  • Perawatan: Filter udara, kondisi ban, dan sistem injeksi yang terawat membantu menjaga konsumsi BBM tetap optimal.

Perlu diingat ya kawan sobat Blogger bahwa angka di atas merupakan kisaran penggunaan nyata yang umum dilaporkan pengguna dan dapat berbeda dari hasil uji resmi pabrikan karena dipengaruhi kondisi jalan, lalu lintas, kualitas bahan bakar, dan spesifikasi kendaraan sama kadang terkadang cara kita bawa mobilnya juga sih.

Perjalanan Nissan Navara dari generasi pertama hingga model terbaru menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan pikap terus berkembang mengikuti kebutuhan pengguna dan kemajuan teknologi otomotif. Mulai dari desain, pilihan mesin, sistem penggerak, hingga fitur keselamatan dan kenyamanan, setiap generasi menghadirkan peningkatan yang membuat Navara tetap relevan di berbagai segmen pasar.

Bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk bekerja, berpetualang, maupun digunakan sebagai kendaraan harian, Nissan Navara menawarkan karakter yang berbeda pada setiap generasinya. Memahami sejarah dan perkembangan setiap model juga dapat membantu calon pembeli maupun penggemar otomotif menentukan generasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.

Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi yang bermanfaat bagi Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang Nissan Navara. Nantikan artikel otomotif lainnya yang membahas sejarah, spesifikasi, teknologi, serta tips perawatan berbagai jenis kendaraan secara lengkap dan informatif.

Oh ya kawan sobat Blogger….

Merawat Nissan Navara sebenarnya cukup mudah, tapi harus konsisten karena ini pikap yang sering dipakai untuk kerja berat maupun harian. Perawatan yang tepat bisa membuat mesin awet, irit, dan performa 4WD tetap optimal

Sekedar berbagi info saja untuk merawat mobil Nissan Navara berikut kurang lebih panduan praktisnya ya kawan sobat Blogger :


1. Ganti oli mesin secara rutin

  • Interval ideal: setiap 5.000–10.000 km (tergantung jenis oli dan pemakaian)
  • Gunakan oli sesuai spesifikasi diesel common rail (untuk model modern)
  • Kalau sering off-road atau bawa beban berat, lebih baik lebih cepat ganti

2. Rawat sistem pendingin

  • Cek air radiator dan coolant secara berkala
  • Bersihkan radiator dari debu/lumpur
  • Pastikan kipas dan thermostat bekerja normal

Overheat adalah salah satu musuh utama mesin diesel pikap.


3. Perhatikan filter udara & solar

  • Filter udara: bersihkan/ganti tiap 10.000–20.000 km
  • Filter solar: ganti sesuai jadwal (penting untuk mesin diesel common rail)
  • Gunakan bahan bakar berkualitas untuk mencegah injektor cepat kotor

4. Servis sistem 4WD (penting untuk Navara)

  • Rutin cek transfer case dan gardan
  • Ganti oli gardan dan transfer case tiap ±40.000–60.000 km
  • Aktifkan 4WD secara berkala agar sistem tidak macet

5. Perawatan transmisi

  • Manual: cek kopling dan oli transmisi
  • Otomatis: ganti oli matic tiap 40.000–60.000 km
  • Hindari tarikan kasar saat mesin masih dingin

6. Cek kaki-kaki dan suspensi

Nissan Navara (D23) terutama punya suspensi belakang multi-link (pada beberapa varian), jadi:

  • Periksa shockbreaker, bushing, dan ball joint
  • Jika sering membawa beban berat, komponen kaki-kaki lebih cepat aus

7. Perawatan rem

  • Cek kampas rem tiap 10.000–20.000 km
  • Ganti minyak rem tiap 2 tahun
  • Pastikan rem tangan bekerja baik (terutama untuk medan tanjakan)

8. Jaga bodi dan sasis

  • Cuci kolong mobil setelah off-road atau terkena lumpur/air asin
  • Cegah karat pada rangka ladder frame
  • Gunakan anti karat jika sering dipakai di daerah lembab atau tambang

9. Gunakan 4WD dengan benar

  • Jangan pakai 4H/4LO di jalan aspal kering
  • Gunakan hanya di medan licin, pasir, lumpur, atau tanjakan ekstrem
  • Ini penting untuk menjaga transfer case tidak cepat rusak

10. Servis berkala di bengkel terpercaya

  • Ikuti jadwal servis resmi atau bengkel spesialis Nissan
  • Gunakan spare part original atau OEM berkualitas


Di Indonesia, Navara bersaing dengan model seperti:

Kesimpulan

Perawatan Nissan Navara kuncinya ada pada konsistensi servis, kebersihan mesin, dan penggunaan 4WD yang benar. Jika dirawat dengan baik, Navara bisa tetap bertenaga, irit, dan tahan lama bahkan dalam pemakaian berat.

Baiklah kawan sobat Blogger…. Kurang lebih gitulah ya untuk artikel mengenai Nissan Navara ya kawan sobat Blogger….Semoga bermanafaat, Terima kasih

Kalau mau brosur dari Nissan Navara ini klik aja dibawah sini kawan sobat blogger ya.... 

Brosur Nissan Navara





No comments: